Belajar Membatik di Museum Tekstil

belajar batik

Untuk mengisi waktu luang diakhir pekan, anda dapat belajar membatik di Museum Tekstil yang berada di Jakarta. Dengan biaya yang cukup murah sekitar Rp.40.000, pengunjung dapat belajar batik tulis dengan hasil karya sendiri. Dimana Museum teksil itu memberikan penawaran fasilitas yang banyak bagi pengunjung salah satunya adalah kelas batik di Pendopo Batik.

Di dalam Pendopo Batik, anda akan diberikan pelajaran bagaimna cara membatik. Yang mana ada empat pengajar yang siap untuk mengajarkan bagi pengunjung mulai dari dasar membatik hingga menghasilkan karya sendiri. Untuk anda yang ingin belajar batik, alatnya yang biasa dipakai dari kain, canting, sampai pewarnaan yang akan disiapkan oleh pihak museum.

Tidak sekedar batik tulis saja, namun batik cap pun akan diajarkan oleh para pengajar. Tapi dalam membatik cap harga yang diberikan pun berbeda karena besarnya kain yang digunakan juga berbeda. Yang mana prosesnya pun sedikit sulit, mulai dari gambar hingga dengan proses mewarnai yang akan diajarkan secara bertahap.

[caption id="attachment_13065" align="alignnone" width="960"]belajar batik wisatawan yang sedang belajar membatik[/caption]

Cara Belajar Membatik Cap

Awalnya anda akan diajarkan dalam menggambar pola di kain, lalu pada garis pola dibatik harus menggunakan malaam atau yang disebut juga dengan lilin. Kemudian, ketahap selanjutnya adalah pewarnaan. Dalam pewarnaan pun beragam ada yang menggunakan pewarna alam dan juga pewarna dari kimia.

Dan untuk tahap terakhirnya adalah pencucian atau pembilasan dan juga pengeringan. Pada umumnya proses belajar membuat batik sekitar 1 sampai 2 jam, tergantung dari kecepatan dalam diri orang itu sendiri dalam membatik. Hasil yang sudah dibuat oleh pengunjung pun, akan bisa dibawa pulang.

Jika ada pengunjung yang memiliki niat untuk belajar dengan serius, maka ada paket kelas tertentu yang akan ditawarkan di Pendopo Batik. Diane yang merupakan salah satu wisatawanyang berasal dari Perancis itu, ingin mencoba membuat batik di museum tersebut.

“Saya sangat senang membatik, karena itu merupakan sebuah hasil karya yang indah. Saya pun juga memiliki dua yang dibeli ketika ke Bali.” kata Diane kepada wartawan.

[caption id="attachment_13066" align="alignnone" width="960"]batik tulis koleksi batik tulis[/caption]

Ribuan Koleksi Yang Ada di Museum Tekstil

Museum Tekstil yang berada di Jakarta memiliki ribuan koleksi kain tenun yang telah tersimpan dengan rapih di Ruang Penyimpanan dan Perawatan. Namun yang dipajang dalam gedung utama Museum Teksil hanya 86 koleksi.

Staf museum yang bernama Agus berusia 27 tahun itu mengatakan, koleksi kain tenun yang dipamerkan berasal dari Yayasan Batik Indonesia atau yang disingkat YBI, koleksi Tumbu Ramelan.

Kain tenun yang berada di Museum Tekstil diberikan batas sebulan, akan dipindahkan ke Ruang Penyimpanan dan Perawatan. Dengan itu, koleksi baru yang datang pun akan dipamerkan.

Belajar Membuat Pewarna Kimia Untuk Membatik

Untuk belajar kimia dalam membuat pewarna untuk membatik, anda bisa datang ke Urban Facial yang merupakan salah satu tempat kursus kimia terbaik di Serpong, kota Tangerang Selatan. Dimana banyak siswa yang ingin belajar proses pembuatan warna untuk batik.

Dan akan diberikan tahap-tahap dalam membatik juga, dengan itu siswa atau peserta yang berada di tempat kursus. Dengan itu siswa akan mengetahu cara pembuatan warna dan juga cara membatik untuk menghasilkan karya terbaik mereka.

Hasil karya terbaik pun, akan diberikan ke Museum Tekstil yang berada di Jakarta. Dimana hasil batik terbaik itu akan dinikmati oleh pecinta batik di seluruh dunia. Dan akan menjadi kebanggan sendiri, ketika hasil karyanya di pamerkan di dalam Museum Tektstil.